Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘somalia collections informations’ Category

CUPLIKAN PAMERAN KHSUS TENTANG KOLEKSI SEJARAH SOMALIA. untuk melihat secara lengkap klik hhtp ://www.iwans wuandy.wordpress.com dan hhtp://www.Driwancybermuseum.wordpress.com. Silahkan membaca cuplikan kisah dibawa ini :
@Hak cipta Dr Iwan S 2010

Berdasarkan informasi dari buku kuno milik penulis, ternyata Para pedagang Indonesia dengan kapal layar kuno seperti relief candi Borobudur , berdagang sampai ke Somalia Afrika, barang dagangan yang dijual adalah Kayu Gaharu ( Cinamon) bahan minyak wangi . dan dari Somalia di bawa pulang ke Indonesia gading , minyak wangi dan emas , lihatlah peta jalur sutera perdagangan dari asia Ke Afrika baik liwat jalur sutera liwat lautan*ill 001, dengan kapal layar phinisi kuno, jalur inilah banyak ditempuh pedagang termasuk dari Indonesia setelah jalur liwat darat kurang aman.
*ill 001 jalur kapal phinisi dari pulau Jawa ke Somalia

Jalur Sutra mencapai Eropa Selatan melalui Arab,Somalia,Mesir,Persia,India dan Jawa (Indonesia) sampai mencapai Tiongkok

Struktur piramid kuno , makam dan sisa kota dan dinding batu Wargaade yang tersebar di Somalia merupakan bukti adanya Masyarakat kuno yang berkuasa di Semenanjung Somalia. Temuan arkeologis dan penelitian di Somalia membuktikan bahwa msyarakat di sana memiliki sistem tulisan dengan aksara sendiri yang sampai saat ini belum dapat diterjemahkan . Wilayah ini memiliki hubungan dagang dengan Mesir dan Junani Kuno dua abad sebelum masehi.

Telah ditemukan bukti adanya suatu kerajaan yang dinamakan ” Kingdom of Punt”. Kerajaan Punti tidak hanya berdagang hasil produksinya sendiri seperti dupa ,kayu eben dan tanduk binatang, tetapi juga barang-barang dari negara tetangga meliputi emas, gading dan kulit binatang.Berdasarkan peningalan relief candi di Deir el-Bahari, Tanah punti dibawah kekusaan Raja Parahu dan ratu Ati.

Penduduk Somalia kuno sudah memanfaatkan trasportasi dengan atara milenium ke tiga dan kedua sebelum masehi yang bergerak ke Mesir kuno dan afrika Utara.

Pad periode klasik , kota di somalia seperti Mossylon, Opone, Malao, Mundus dan Tabae mengembangkan suatu jaringan perdagangan dengan pedagang dariPhoenicia, Ptolemaic Egypt, Greece, Parthian Persia, Saba, Nabataea dan Kerajaan Romawi. Mereka mengunakan jalur maritim dsomalia kuno untuk mengankut kargo mereka.

runtuhan banguna kuno Qa’ableh.

Sesudah Kerajaan romawi menaklukan Kerajaan Nabataean , Angkatan Laut Romawi menuju Aden untuk membasmi bajklaut dan Pedagang Somalia dengan perjanjian menghambat kapal dari India untuk berdagang di pelabuhan bebas disemenanjung Arab untuk melindungi pedagang Somalia dan Arab dari perdanagan di Laut Merah-lautan Mediteriana. Kedatipun pedagang India (termasuk Indonesia) tetap berdagang di kota pelabuhan somalia yang bebas dari intervensi Romawi.

Pedagang India beberapa abad membawa dalm jumlah besar cinnamon dari Sri Lanka dan Indonesia ke Somalia dan Arabia. Menurut informasi, Pedagang Arab dan somalia menyimpan rahasia tentang perdagangan mereka dengan dunia Romawi dan Junani. Pedagang Romawi dan Junani percaya bahwa asal dari Cinamon dari semenanjung somalia, yang sebenarnya kebayakan produk tersebut dibawa ke Somalia oleh kapal India. Melalui perjanjian kerjasma oleh pedagang somalia dan Arab, Cinamon dari India/tiongkok ,termasuk dari indonesia dieksport dengan harga tinggi ke Afrika Utara, Asia Timur dan Eropa, yang membuat perdagangan cinamon menghasilkan keuntungan luar biasa terutama untuk pedagang Somalia yang melalui tangannya di kirim liwat rute darat dan laut kuno .Demianlah cerdiknya para pedagang dari somalia dan arab tersebut,juga dari buku kuno lain juga dikatakan mereka menakuti-nakuti para pedagang dari asia bahwa sangat sulit dan berbahaya bila berdagang ke eropa liwat lautan mediterania sehingga mereka memenagkan monopoli sebagai pedagang perantara diantara komuditi asia dan eropa,hal yang sama juga dilakukan tempo dulu oleh kerajaan Sriwijaya dan Aceh dengan strategi berbeda yaitu memanfaatkan monopili dagang liwat laut dengan mengandalkan kekuatan armada laut mereka tetapi para pedagang dari pedalaman Sumatera lebih cerdik lagi dengan membuat jalur baru yang tidak dpat dipantau oleh armada kerajaan yang berkuasa saat itu..Sistem seperti ini secara rahasia masih digunakan saat ini,termasuk oleh bajak Laut di Teluk Somalia dan Selat Malaka.

Untuk lebih mengenal Somalia yang umumnya saat ini populer dengan bajak lautnya, Museum dunia maya penulis telah mengadakan pameran koleksi terkait Somalia, beberapa cuplikannya dapt dilihat dibawah ini.

I. BANGUNAN DAN RELIEF KUNO SOMALIA

1. Lukisan di batu Karang goa masa Paleolitik

.2. Piramid di Somalia era Abad Pertengahan

3. Mesjid yang dibangun oleh Saad ad -Din di Mogadishu yang menjadi pusat agama Islam. pada abad ke tigabelas masehi

.

II. SOMALIA ABAD KE SEMBILAN BELAS MASEHI

1. SOMALIA PROTEKTORAT ITALIA

Somalia menjadi Proktetorat Italia dari tahun 1888 to 1927, meliputi lautan hindia dari teluk Aden sampai sungai Juba ,lihatlah Prangko Pendudukan Italia di Somalia.

2. SOMALIA DIBAWAH KEKUASAAN INGGRIS( BRITISH SOMALILAND)

Somalia ingris di bentuk pada abad ke- 19 masehi didaerah utara-barat.lihatlah beberapa prangko jajahan Ingris di Somalia.

Pada tahun 1940 Italia menaklukan Somalia Inggris( British Somaliland), tetapi tahun 1941 Inggris menaklukan kembali Somalia, lihatlah prangko jajahan Inggris tahun 1941 dibawah ini

Pada saat perang dunia kedua , tahun 1943 Somalia Pemerintahan Militer British yang disingkat BMA (Britis Military Administration).

III.PENGUASA SOMALIA ABAD KE DUAPULUH

1.Periode sesudah Perang Dunia Kedua

Monumen SYL

Sesudah perang dunia kedua, British secara gradual mengurangi pengawasannya di Somalia, dan berusaha mengenalkan demokrasi. dan sejumlah partai politik penduduk alsi somalia membentuk Somali Youth League (SYL) pada tahun 1945.

Perjanjian Potsdam tidak menetapkan apa yang akan dilakukan terhadap Somalia,tetapi tidak mengizinkan Inggris untuk tetap menduduki negeri itu, mengembalikan pengawasan kepada Italia yang jumlah warganya cukup memmadia bermukim atau menjanjikan kemerdekaan. disana, beberapa tahun menjadi perdebatan politik di somalia dalam beberapa tahun kemudian. Banyak yang ingin merdeka, tetutama penduduk rural di bagian barat dan utara.Pendudk bagian selatan lebih senang terhadap kekayaan ekonomi yang diberikan Italia dan menyenangi pimpian mereka, serta satu faksi kecil tetap ingin dibawah Inggris.

1. Ogaden Diserahkan Kepada Ethiopia

Pada tahun 1948 suatu komisi yang dinentuk oleh Sekutu Bangsa-bangsa yang menang pernang ingin untuk memutuskan suatu pertanyaan satu untuk semua. Mereka membuat keputusan menyerahkan Ogaden kepada ethiopia.Setelah berbulan-bulan timbul perdebatan di PBB, tahun 1949 demi untuk perbaikan ekonomi, Italia tetap berkuasa dalam bentuk kerjasama (trusteeship) dengan Somalia untuk sepuluh tahun yang akan datang.setealh itu akan diberikan kemerdekaan.

SYL, partai pertama dan amat berkuasa , menentang keras keputusan tersebut, mereka mengharapkan segera merdeka , dan membuat situasi tidak tenang untuk tahun-tahun berikutnya.

2.Somalia Dibawah Administrator Italia

Pada tahun 1950, suatu masa keemasan bagi somalia, dengan kuncuran dana dari PBB, dan adminsitrator Italia yang melihat soamlaia sebagai rumah mereka, pembanguna infrastruktur dan pendidikanberkembang.Dekade ini diliwati relatif tanpa insiden dan ditandai dengan perkembangan segala aspek kehidupan. Sesuai rencana. tahun 1960, Somalia diberikan Kemerdekaan , dan kekuasaan di pindahkan dari adsministrator Italia kepada kultur politik somalia yang bagus.

.3. Somalia Merdeka

Hawo Tako adalah wanita yang berperanan dalam perjuangan kemerdekaan Somalia

Negara somalia yang baru merdeka menyenangi politik. Setiap penduduk mendengarkan pidato politik liwat radio , dan walaupun sebagai negara muslim Afrika, Wanita juga berperan aktif . hanya mendapat tantangan dari masyarakat konservatif yang jumalhnya realitif kecil. Pada saat permulaan terdapat permasalahan yang signifikan, terutama di wilayah perbatasa utara-selatan dan masalah Ogaden . Juga tekanan lama Ethiopia dan kepercayaan bahwa Ogaden adalah wilayah somalia , menjadi maslah sebelum merdeka. Bahasa di wilayah Utara dan Selatan berbeda Inggris vs Italia dan terdapat perbedaan mata uang.

Mulai awal 1960s, timbul trend masalah dimana bagian Utara menolak referendum yang dimenagi oleh mayoritas pemilih, berdasarkan pada kemenangan terhadap favorit warga Selatan . Hal ini membuat sakit kepala pada tahun 1961 ketika warga Utara mengorganisir revolusi paramiliter ketika wilayah tersebut dibawah komando warga Selatan. Partai Poltik tersbesar nomor dua di Utara mulai secara terbuka melaksanakan secession. Berusaha menghiolanghkan perbepecahan dengan memebentuk suatu Partai Pan-Somalian yang tidak efektif ; Suatu kesempatan usaha partai untuk mempersatukan wilayah dengan mengarahkan mereka terhadap musuh bersama Ethiopia dan menyebabkan Ogaden direbut kembali.Partai nasionalis lainnya mengininkan agar kemerdekaaan termasuk wilayah utara . Kenyan dari Kenya yang dikuasai Italia. Wilayah ini sebagian bedar bermukim etnis Somalia yang ingin dibawah kekuasaan Italian , dan dihalangi oleh regim yang berbeda bentuknya di Kenya.

4.SOMALIA RAYA (Greater Somalia)
Rayat somalia di belalai Afrika dibagi dalam beberapa teritorial yang merupakan perbedaan dari masa penjajahan. disamping kekayaan Somalia, secara historis dan hampir di seluruh belalai afrika di urus oleh negara tetangga.seperti wilayah Somali di Ethiopia dand prpinsi Utara timur (the North Eastern Province =NFD) di Kenya.
Pan Somalism adalah suatu ideologi yang dapt menyatukan seluruh ethnik somalia dibawah satu bendera dan satu bangsa . Hal ini menimbulkan pemberontakan lintas batas oleh ” Somali insurgents and violent crackdowns” oleh pasukan Ethiopian troops dari 1960 sampai 1964,ketika konflik terbuka muncul antara Ethiopia dan Somalia. Setealh beberapa bulan sampa lpeletakan senjata ” cease fire” ditanda tangani pada tahun yang sama. . Kemudian Ethiopia dan Kenya menanda tangani pakta pertahanan urtnuk melindungi teritotri baru mereka dari separatis somalia.

Aden Abdullah Osman Daar , Presiden pertama Somalia.

Walaupun Somalia secara politis dipengaruhi oleh British dan Italia pada periode setelah perang , parai sosialis menolak secara keseluruhan dari Namgsa Europa, dan menginginkan hubungan dengan Soviet Union dan the People’s Republic of China. Pada pertengahan 1960s, Somali mengadakan hubungan militer dengan Soviet Union dimana Soviets menyediakan material dan training kepada angkatan perang Somali dengan tukaran dapt mengunakan pangkalan Angkatan laut Somalia. Mereka juga saling program pertukaran beberapa ratus tentara dari satu negara kepada negara lain untuk mengikuti latihan atau dilatih. Hasilnya kontak dengan militer Soviet , banyak perwira Somali tertarik dengan pandangan dunia Marxist . China juga mensuplai banyak projek industri non militer.

Italia ,untuk wilayah yang dikuasainya, secar kontiniu membantu pedudukuk expatriat di wilayah Tanduk Afrika” Horn of Africa”. Hubungan dengan pemerintah somalia berkembang dengan cepat dan pemerintah Italia tetap menjadi pusat kekuasaan .

Somalia,kendatipun, telah berkembang menjadi permata kumala dengan Amerika serikat, yang telah mengirim bantuan militer kepada Negara Tetangga , Ethiopia, untuk meng-atasi indoktrinasi anti Barat dari teman baru mereka Russia .

Pada akhir tahun 1960s, Demokrasi sudah meninggalkan Somalia menjadi permulaan dari dimulainya suatu gerakan penuh harapan ( enthuastik) dalam waktu sepuluh tahun , Somalia mulai jadi kacau . Pada pemilu 1967 , akibat pengaruh klan yang loyal, pemenang tidak segera menemukannya ,malah suatu pemilu rahasia telah dilaksnakan dengan memilih senator dari ” National Assemblymen” . Pemilu terpusat memanfaatkan kekuatan militer untuk memperoleh impian negara kesatuan pan-Somalism, yang berarti perang dengan Ethiopia dan Kenya serta mungkin dengan Djibouti.

Pada tahun 1968 terjadi sedikit perkembangan ketika suatu perjanjian perdagangan dengan Ethiopia , yang sangat menguntungkan terutama bagi penduduk diperbatasan yang hidup dalam suatu negara darurat de fakto sejak gejatan senjata tahun 1964 .

Pada tahun 1969 di somalia banyak terjadi kolusi , koluburator dan pengkhianatan partai secara politis terhadap pemerintah somalia . Pada kelompok utama , SYL dan beberapa partai pendukungnya bekerja sama , yang memperoleh120 dari 123 kursi di DPR , dipotong kekuasaannya menjadi 46 kursi saja.akibatnya timbuol kemarahan terhadap hasil Pemilu yang mengantikan hegomoni SYL, dan mereka yang masih sebagai anggota DPR tetap berupaya melakukan sesuatu sebab militer pendukung SYL, ketika partai tersebut selalu dibantu ketika invasi ke Ethiopia dan Kenya, sebagai alasan bagi militer untuk muncul dalm gelangang politik.

5. Regim Barre
Coup d’etat tahun 1969

Major General Salaad Gabeyre Kediye memimpin revolusi tak berdarah ( Bloodless revolution ) tahun 1969.

Revolusi berupa suatu coup d’état, tetapi tanpa suatu perencanaan . pada tanggal 15 Oktober 1969, seorang pengawal ” bodyguard” membunuh presiden Shermarke ketika perdana menteri Igaal sedang keluar negeri (pembunuhan karena perilaku presiden yang jelek sehingga pemerintah revolusione berusaha dan berhasil) meneksekusinya) Igaal kembali ke Mogadishu untuk menyusun pemilihan presiden baru oleh ” National Assembly”. Ia memilih Shermarke, seorang dari klan famili Daarood (Igaal adalh sebagai seorang Isaaq). Pemerintah protes, terutama oleh sejumlah kelompok Perwira Militer , karen atidak melihat adanya perbaikan situasi didalam negeri . Para Kritikus juga melihat proses suatu korupsi dengan calon presiden yang akan dipilih , tawaran tertinggi yang diajukan sampai 55,000 Somali Shillings (lebih kurang $8,000) bagi setiap yang memilih Hagi Musa Bogor.

Pada 21 October 1969, ketika DPR “assembly” somalia akan mendukung pilihan Igaal , Unit Militer , dengan bantuan polisis , mengambil alih tempat strategis di Mogadishu dan mengelilingi pejabat Pemerintah dan figur politik yang menonjol lainnya.

Kendatipun sebagai dalang pengambil alihan kekuasaan oleh militer,Panglima Tentara Major General Salad Gabeire Kediye dan Mahammad Siad Barre berpendapat Pimpinan Pemrintah harus ditangan Pemerintah .

Badan Pemerintahan baru, pemimpin “Supreme Revolutionary Council ” Salad Gabeire, menetapakan Siad Barre sebagai presiden. SRC danregime demokratis di Istana kepresidenan , termasuk Igaal. Partai politik SRC dinyatakan partai terlarang dan dibubarkan.

Sasaran regime baru adlah mengakhiri “tribalism, nepotism, corruption, and misrule”. Perjanjian yang tealh dibuat tetap dihormati ,tetapi gerakan Pembebasan Nasional dan Unifikasi Somali akan di dukung . Negara ini diberikan nama baru “Somali Democratic Republic.”

Kisah selanjutnya tentang situasi konflik di Somalia sampai timbulnya bajak laut Somalia dpat dibaca di Web blog penulis, tetapi bila bnayk yang emminta untuk dilanjutkan akan dikirim tulisan lanjutan.

selesai @hak cipta dr Iwan Suwandy 2010

Read Full Post »