Feeds:
Posts
Comments

Archive for February 9th, 2009

Editor’s Info

This blog’s content is sourced from books published by Dr.Iwan S (please refer to the detail below). for more detail please contact to the below contact number or email.

1st Book : KOLEKSI  UNIK  INDONESIA

Koleksi Unik  Indonesia   – Analisis nilai Investasi 500 Koleksi Unik Kolektor Indonesia  Pilihan kreasi Dr.Iwan.S* Untuk Pameran Nasional maupun Internasional

                  

 

 

*Indonesia Private Collector&The Founder Of KUI.

 Limited Private Publication,100 exp.Jakarta Indonesia,2009

 Copyright Reserved.

INVESTASI KOLEKSI UNIK

Copyright @ Dr.Iwan S,2009.

Diterbitkan pertamakali  dalam bahasa Indonesia dalam  jumlah terbatas

 100 buku khusus untuk  Kolektor dan Investor koleksi unik secara

Jakarta ,Februari, 2009.

e.mail : antonjimmisuwandy@gmail.com

 

 

 

 

Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Dilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari penulis.

Advertisements

Read Full Post »

 

 

 

Kajian tentang  koleksi  yang memiliki nilai investasi (unik dan langka) sehingga ”layak koleksi” adalah sesuatu hal yang menarik pada saat ini, terutama sejak terjadinya krisis Global pasar saham pada akhirtahun 2008 dimana keyakinan para investor terhadap pasar modal(saham) mulai menurun dan mulai melirik ”Investasi dibarang Koleksi”*1)

            Nilai investasi suatu koleksi ditentukan bukan hanya oleh kelangkaan atau umur yang tua  tetapi juga oleh kualitas dan keindahan untuk kesenangan pribadi dan pameran   *2)

 Keindahan koleksi tergantung pada mata konsumen dan kondisi koleksi  seperti nilai investasinya  adalah suatu hal subjektif 

Istilah Koleksi Unik berasal dari bahasa Inggeris Unique Collection sering diartikan secara keliru sehingga koleksi unik diidentikkan dengan koleksi dengan nilai investasi tinggi dan akhrnya jadi tumpukan lumpur

Koleksi unik ada juga yang menyebut”Rare”, ”Limited Edition” atau “Curio”,”Antique”*3)

            Kolektor dan investor kolesi unik selalu menemui kesulitan dalam memilih koleksi yang layak dikumpul, sering kecewa saat menjual koleksinya karena dinilai sangat rendah tidakseperti yang diperkirakannya.

            Sehubungan dengan hal tersebut diatas perlu dilakukan kajian  berupa studi kepustakaan, sudi perbandingan perkembangan nilai koleksi deri katalogus dan hasil lelangan dalam suatu kurun waktu tertentu guna dapat menjawab  beberapa hal yang selalu menjadikan pertanyaanbagi para kolektor dan investor koleksi unik :

a.      Jenis koleksi yang layak dijadikan investasi

b.      Bagaimana membuktikan hipotesis dibawah ini:

1)     Koleksi unik tidak selalu memiliki nilai investasi

2)     Kolesi unik selalu memiliki informasi yang dibutuh orang-orang tertentu.

Nilai investasi  koleksi dapat diketahui dari market  perdagangan barang antik yang akhir-akhir ini menjadi tidak diketahui  akibat resesi sehingga banyak “dealer”(pedagang-peyalur) dan “auctioner”(pelelang)  yakin  situasi jelek ini akan berakhir. Benda-benda koleksi berkembang jenisnya dan harga  bersaing selalu ditemukan  dan kadang-kadang suprising  suatu jenis benda dengan cepat berubah statusnya menjadi barang koleksi *4)

Minat investasi perangko yang sempat memudar mulai berbinar *5) setelah berbagai pasar modal mengalami krisis.  

Para pedagang koleksi uang (numismatik) akan kecipratan duit apabila uang lama bergambar seseorang tokoh meninggal dunia. *6)

Penulis artikel berjudul “Sang Kolektor” kagum  kepada kolektor  yang kecintaannya  terhadap koleksi menjelma  menjadi  pengetahuan bagi orang banyak, tetapi ia  prihatin terhadap kerakusan dan kesrakahan mereka *7)

Koleksi yang memiliki nilai investasi tinggi tidak selalu likuid susah dijual dengan nilai pasar, pedagang punya prinsip Beli semurah-murahnya dan jual setinggi-tingginya. Kendatipun demikian ada juga koleksi yang liquid antara lain Jam tangan Antik *8)

Kekayaan warisan budaya suatu etnis merupakan refleksi suatu kultur, salah satunya adalah peralatan dan meubeler etnis tionghoa “cuiho” yang dimanfaatkan saat menikah *9)(termasuk alat musik,meja sembahyang dan pakaian serta Ranjang Pengantin berikut pernak-perniknya-pen)

Setiap orang memiliki idola dan heronya masin-masing sehingga berminat menyimpan barang cetak,foto dan kartu dengan gambar sang idola yang dikenal sebagai “trade card”*10)

Sang Idola tempo dulu da masa kini dibidang oleh raga menjadi incaran para kolektor seperti spot card sepak bola*11) dan Basket Ball NBA*12)

Istilah Unusual Coins( koin yang tidak biasa)  “ sometimes confusing” (beberapa waktu  membingungkan) dengan  istilah kreasi   “ the cormercial marketplace”(Tempat terbuka dikota yang gunakan  sebagai lokasi pasa), sering  merupakan “deceptive realm of numinmatic  emission  “ ( penerbitan matauang  tipuan ). Kendatipun demikian Unusual Coins ada juga yang diterbitkan sebagai mata uang lokal atau token *12)

Membahas Koleksi Unik tidak akan habis-habisnya sehingga dalam karya tulis ini dibatasi mengenai Koleksi Unik Pribadi saja tidak meliputi Koleksi Unik Warisan Bangsa atau National (National Heritage Collection*13)

Kolektor dan investor koleksi unik didunia sangat banyak  seperti Koleksi perangko  Raja Inggeris orang tuanya Ratu Elisabeth II Inggeris, Bekas Raja Mesir yang koleksi luar biasa saat ia turun tahta dilelang dengan harga yang cukup tinggi saat itu sehingga dijulukilah kolesi perangko sebagai “The King of collection and the collection of the King” seiiring dengan berkembangnya komunikasi pos pada akhir abad ke XX pihak pos menerbitkan perangko dalam julah yang sangat tinggi sampai 20-100 juta eksp. Serta gerakan propaganda negara komunis liwat perangko yang membagi-bagikan perangko yang telah distempel pos investasi dikoleksi perangko menurun sehingga saat inin hanya yang perangko unik yang langka saja yang masih jadi incaran kolekstor dan investor spesialistis *14)

Kolektor dan Investor lokal di Indonsia cukup banyak akhir tahun 2008 timbul kasus Arca Kuno di Solo dan melibatkna kolektor yang tidak mengaku sebagai investor , dibebaskan oleh pengadilan Negeri  ,dan saat ini jaks a naik banding ( jangan koleksi koleksi unik warisan budaya nasional yang dilindungi secar hukum,-pen).

Beberapa kolektor yang dikenal penulis dibahas dalam karya tulis tersendiri antara lain kolektor Postal History Pendudukan Jepang dan revolusi kemerdekaan NRI 1942-49 Mr Ricardo mantan direktur BUMN Jacobson van den Berg –Batavia  yang saat ini milik  Museum Fiateli den Haag Negeri Belanda, Koleksi Keramik Mantan pimpin IOC Mr Average Brundage  , Koleksi Samurai Jepang Mr Baud –Srilangka, Kolektor Bungkus Rokok Butet Kertajaya,Koleksi Lukisan Afandi Bp Sumarican dan lainnya.Keberhasilan beberapa Kolektor Koleksi Perangko Unik yang mampu membeli rumah,Kolektor meubel antik membangun toko antik di Jakarta, Kolektor lukisan yang memvisualisai Indonesia dari negeri Belanda dan lainnya*14)

Hasil kjian mengenai Jenis, Nilai Investasi koleksi unik serta pembahasannya serta illustrasi koleksi unik pribadi kolektor Jakarta secara sederhana pada bab berikutnya, untukkolektor senior dan spesialistik dapat menhubunggi penulis guna dapat berdiskusi dan memperoleh karyatulis khusus pribadi dengan perjanjian.

Setelah membaca buku sederhana ini , pembaca yang memahami bahasa Indonesia diharapkan memberikan koreksi dan masukan informasi temuam koleksi unik baru sehinga selanjutnya dapat diterbitkan buku yang lebih lengkap dalamdua bahasa Indonesia dan Inggeris pada tahun 2010  .

Foot Note List :

*1) Endarto,Eko,Berinvestasi di Barang Koleksi, Majallah Kontan,edisi Desember 2008.            Eko Endarto , penulis  artikel tersebut diatas  adalah perencana keuangan dari Biro Perencana Keuangan Safir Senduk & Rekan Jakarta , menulis dalam majallah kontak :” Berinvestasi dibarang Koleksi tak mudah. Ada banyak kriteria yang menentukan suatu barang layak koleksi atau bukan. Namun banyaknya kriteria itu   pula yang membuat tak ada aturan baku suatu barang bisa menjadi barang koleksi atau bukan. Investasi di koleksi memberi potensi hasil tinggi, karena orang memang mengingginkannya bukan karena fisik, tapi “nilai”-nya.

*2)Carlson,Lars-Oslo, Postiljonen International Auction 192,Malmo Sweden ,2008p.16.

            An Item of oustanding quality and beauty. A rarity for its appearance  and not necessarily for its value. Suitable in any collection for private enjoyment as well as for exhibition. An item of highest excellencein regard to quality,beauty and rarity . A wonderful addition on any collection  in its area.

 

*3)Apex philatelicauctions no 88,Kingston ,Surrey,Englan,july 2008,p.2

            We deal in a commudity for which there are no accepted,standard guidelines covering all eventualities.The beauty lies in the eye of the beholder and that no two eyes will look at the same collection(stamp) in the sane way. Collection condition,just like collection valuation, is a subjective affair, your ideas may be the same as mine: equally they might not be.Thelaw , of course, makes its living out of arguing the toss abput subjectivity-where does white stop and grey begin and grey stop and black begin ?

*3)Salim,Peter”Nith Collegiate English-Indonesia Dictionary,2000

a)Collection ,(1.)Pengumpulan,the collection of these fossil took twenty years ,pengumpulan dari fosil-fosil ini memakan waktu 20 tahun.( 2.)Koleksi.The museum has a large collection of fossils, museum itu kaya dengan koleksi fosil-fosil.3.Onggokan,tumpukan, a collection of mud,tumpukan lumpur.

b)Unique. Unik. A unique design, rancangan yang khas.(lain dari yang lain-Dunia filatelis unik disamakan dengan RRR , hanya satu ada-pen)

c)Rare.(1).jarangdidapat. a rare flower,bunga yang jarang didapatkan.(2). archaic. Sangat baik, (3).luarbiasa ,a rare option,kesempatan luar biasa.

            d)Limited Edition.(1)Limited  terbatas(hanya satu exemplar one of one, seratus exemplar ditulis no 1 : 100-pen).(2)Edition, (a).Terbitan,.edisi,cetakan. A new edition, edisi baru.(b)..Jumlah terbitan. The third edition of a book,terbitan ketiga dari buku(umumnya edisi pertama jumlah terbatas dan menjadi koleksi misalnya perangko pertama black penny inggeris, first edition buku antik/buku komik –pen)2. Contoh terbitan (cetakan percobaan-proof,  Ultramar,sample/model/tjontoh/contoh-pen).

(e)Curio.(1).Ingin tahu.I am curious to know what he’s making.saya ingin tahu apa yang sedang diperbuatnya (rasa ingin tahu ini menimbulkan motivasi pengumpulan koleksi-pen).(2). Aneh dan sukar dimengerti.(3.) curio berasal dari bahasa italia artinya barang aneh dan menarik (  dikaitkan dengan daya magis ,perlindungan dan rezeki-pen)

(f)Antique.Adj(perancis)(1)antik;kuno,ketinggalan zaman,an antique statuw,patung yang antik.(2)Dari masa Yunani dan Romawi kuno,(3)Dari masa yang lalu.antique hero,pahlawan masa lalu,(3)Dengan gaya masa lalu;(4)Gaya atau model

antik(5) secara kuno,antiquity.

4)Miller,Judith and Martin,Miller’s Collectables price guide,WilliamClows ltd,England,1996.

The Antiques trade at least seems to be shruggingoff the recession and most dealers and auctioners seem quetly confident that the worst is over. Collectables continiu to be growing and exciting area, with bairgaining pricesd treasures still being discovered  at boot fairs or in attics and new, sometimes suprising,objects rapidly aquiring collectables status.

5)Nurdiana,Avantih,Genih M. Sinaga,Mesti; Hobi dan Rezeki Merekat berkat Koleksi Perangko, Kontan,1 nov.2008hal 16

Minat investasi perangko yang sempat memudar mlai berbinar seiring anjloknya harga berbagai instrumen investasi.Asal pintar memilih,koleksi atau investasi di perango bakal merekatkan filatelis pada peluang rezeki yang melimpah.

6)Sihite,Magdalena dan Hidayah,Arryl Acmad;Jenderal Besar Mangkat Menningalkan Mamfaat; Kontan Februari,2008 Hal 16

Selain memiliki historis , uang kuno juga merupakan ladang investasi yang menggiurkan. Ada orang yang malah menangguk untuk kala mantan preiden Soeharto meninggal.Mereka pedagang duit (lama)  yang kecipratan rezeki dengannaiknya harga uang lama bergambar Soeharto dan banyak yang mencari uang logam Soeharto pecahan  Rp 300.000 dan Rp.500.000. terbuat dari emas 23 karat ,uang logam kusus ini dirancang untuk  bagi kalangan terbatas bdan tidak dijual sesuai harga nominalnya ,padaawalnya pecahan Rp 850.00.- sudah dijual  Rp. 1 juta.( Hal yang sama dengan Uang bergambar presiden Soekarno dan jendral Sudirman-pen) 

7)Ajidarma,Seno Gumira;San Kolektor; Kompas 28 Desember 2007,hal3

Koleksi sebagai representasi kerakusn dan keserakahan.Sang kolektor ingin memiliki semuanya dengan  selengkap-lengkapnya. Bagi kolektor sejati, kelengkapan adalah kata kunci, danpada gilirannya  kelengkapan itu kemudian memperkaya pengetahuannya. Mereka boleh dihalalkanboleh dihalalkan karena maknanya yang produkyif,yakni menyelamatkan harta budaya dan mencerdaskan bangsa. Tetapi bagaimana kolektor arca kuno yang tidak memahami koleksi sendiri? Apakah saya juga harus mengatakan  jika sang kolektor tidak tahu menahu tentang  arkeologi , cara terbaik untuk memaknai arca kuno, meskipun secara amatiran. (para kolektor perlu waspada dengan koleksi pusaka budaya nasional yang dilindungi oleh undang-undang-pen, tetapi para penegak hukum juga perlu memahami jenis koleksi budaya nasional jangan asal barang kuno dinyatakan barang dilindungi sehingga hakim membebaskan tuntutan mereka. Biasanya sebagai dalih buat kompensasi-pen)

*8) Khoiriyah, Ruisa; Jam Tanggan Antik Bikin Isi Kantong CiamikKontan,Desember 2008,hal 6.

Pengemar jam tanggan antik kian banyak, selain bisa meraup keuntungan nan tebal, pasarnyapun lumayan liquid.Ramainya pemburu arloji antik dari manca negara membikin banyak orang melirik barang lawas ini sebagai alternatif investasi. Jam tangan kuno seperti ema ,harganya naik terus.(hal sama dngan kamera antik-pen)

*9)Lintas Budaya.”Cuiho”Riwayatmu dulu;Kompas,januari 2009.

Judul diatas mengutip dua kata dalam lirik “Bengaan Solo”karya Gesang.Bedanya ,tulisan ini  tak ingin mermantiskan keadaan dan kekayaan warisan budaya Tionghoa peranakan  di Indonesia.Tuj8uannya adalah refleksi ahulturasi,bukan glorifikasi masa lalu. Aneka jenislemari cuiho khas tionghoa dipamerkan di Bentara Budaya Jakarta,Rabu (14/1).Lemari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 tersebut iasanya digunakan untuk bekal bagi pengantin baru.Pameran warisan Budaya Tionghoa Peranakan terbesar yang berlangsung 15-23 januari 2009 ini sekaligus menyambut tahun baru Imlek yang jatuh tanggal 26 januari 2009

*10)Salim,Peter ibid *3)

 Tradeable dapat ditukarkan,dapat diperjuabelikan.Tradecard 9(kartu propaganda olah raga, sigaret dan lainnya yang diperdagangkan untuk koleksi-pen)

*11)Brenner,David; The Love of Soccer;Octopus Book Limited ed/1  ,london,1953 p90 .  dan Kompas(AP/Reuters/Ray)”Ronaldo Terbaik Didunia”Kompas 14 januari 2009.

Soccer Chronology,1857 Foto pertandingan sepak bola.Shefield FC-the poldest soccer club in the world still in existense –is formed.1928. kartu sepakbola dari pabrik sigaret(Cigaret card)  dengan gambar Dixie Dean .Dixie Dean scores a record 60 League goals in a seasons’ 1928 The first 10.000 poundserlings  transfer David Jack moves from Bolton to Asenal ,  1933 Ted Drake scores seven goal for Arsenal in a League games against Aston Villa. A Devision on Record,Foto Bobby Moore, England’s Worldcup winning captaian in 1966,The best of Ajax’s three successive European Cup win in the seventies was their record second, a 2-0 win over Inter-Milan .Both goals were scored by mecurial Johan Cruyff,Pele  last game.The match was between Cosmos and Santos of Brasil.

Pemain Manchester United asal Portugal ChristianoRonaldo berusaha menahan air mata setelah dinobatkan sebagai pemain trbaik dunia FIFA di Zurich,Swiss senin 12?1-(2009)

*12) Mishler,Cliford in Michael &Cuhaj ; Unusual World Coin,companion volume to standard catalaog of world Coin, 4th Edition,KP Books,USA,2005

The purpose of Unusual of Unsuaul World Coin is to chronicle the sometimes confusing, often deceptive realm of numismatic emissions, primaly created with rhe commercial marketplace in mind, which purport to reprsent sovereign government entities. As the Standard Catalog of World Coins mission is focused on the circulating and non-circulating legal tender coin of nasional goverment , such issues included here are generally exempted from coverage in SCWC . While some early issues in the UWC realm were documented by Richard D.Kenney in his study Unofficial Coins of the World ( as published in the Numismatitist 1962-64),the number of offerings appearing in the marketplace multiplied exponetially from decade to decade since the 1960 s into these early years of the 21st century. The purpose of UWC is to porovde order to this universe as  it related, compares and contrast to SCWC realm.(pernah ditemuykan beberapa unsusual coins yang semuka dikira kreasi palsu dari pedagang koin, ternyata kemudian diketahui koin tersebut termasuk unusual koin lokal yang sangat limidet dengan nilai investasi yang cukup bermakna yang dibahas dalam bab IV koleksi  unik pribadi-pen)

*13) S.Iwan ; “Koleksi Unik Warisan  Dunia”, Karya Tulis pribadi ,1990,Belum dipublikasikan.

Koleksi Unik Warisan Dunia umumnya berupa koleni unik terkait dengan suatu etnis/bangsa  yang merupakan warisan nenek moyong sehingga dilindungi secara hukum umumnya milik negara dan dipajang dalam musuem nasional, bagi milik pribadi harus dilaporkan dan harus memiliki izin untuk disimpan serta saat meninggal harus diserahkan kepada museum nasional karena penting untuk mempelajari asal usul dan kebudayaan bangsa. Morivasi penulisan buku ini karena untuk penelitian dan mengkaji koleksi warisan dunia ini membutuhkan biaya yang sangat tinggi dan harus ada izin tertulis untuk dtampilkan dalam sebuah karya tulis. Merekam gambar koleksi secara digital sering dilarang oleh museum dengan alasan akan merusak koleksi. Illustrasi World Heritage Collection . Kolesi hanya dapat ditampilkan dari koleksi illustrasi dari Buku Antik khususnya buku-buku sebelum perang dunia ke-2 awal abad ke-20 dan khususnyadari ilustrasi lukisan cat air , cetakan lithografi,engranve dan wood block abad XV sampai XIX  yang saat ini semakin sulit ditemui dan nilai investasinya terus naik karena banyak pengemarnya  serta menarif dipajang dikafe-kafe dan restoran  terutama bagi generasi babyboomers kelahiran tahun 1960-1970 yang saat ini sedang mapan ekonominya.

*14)S.Iwan;Perangko Langka yang unik;pu;karya tulis pribadi,1998,belum dipublikasi.

Perangko unik langka malah ada yang hanya satu-satunya diduia atau baru 2,3,4 atau 5 yang ditemui sampai saat ini masih dicari dan diburu oleh para kolektor dan investor berhubung terjadinya krisis moneter tahun 1998  DENGAN HARAPAN 10 TAHUN MENDATANG MENJADI TABUNGAN INVETASI DENGAN PENINGKATAN NILAI LUMAYAN BUAT HRI TUA.

*14)S.Iwan; Kolektor  Koleksi Unik Dunia:karaya tulis pribadi,2000,belum dipublikasi.

Kolektor Koleksi unik dunia merupaka pribadi yang perlu dibeikan penghargaan, saat ini sudah ada yang diberikan sertifikat internasional oleh Gueiness record dan lokal Indonesia oleh MURI(Museum Record Indonesia), tetapi belum ada yang menkaji motivasi para kolektor dan visualisasi koleksinya secara terperinci, penulis mengkaji dari studi kepustakaan beberapa kolektor yang ternama didunia maupun di Indoesia yang umum belum dikenal. Karya tulis ini bertunjuan memotivasi berkembangnya kolektor koleksi unik baru sehingga koleksi uik dapat diketahui dan bermanfaat dalam penelitian ilmiah demi kemajuan umat manusia didunia serta para kolektor koleksi unik membuka diri untuk memperlihatkan koleksi temuannya dan sertifikat khusus dari penuis akan dapat dijadikan kenangpkenangan atas hasil usahanya.

Read Full Post »

PENGANTAR PENULIS

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Mahakuasa yang telah melimpahkan rahmatnya sehingga penulis berhasil menyelesaikan buku ini . Naskah awal buku ini merupakan karyatulis penulis yang belum diterbitkan berjudul Koleksi Unik Yang Ditemukan Selama Keliling Indonesia dan Asia Timur.

Karya Tulis ini diilhami oleh pengalaman dan penelitian pribadi  sesuai saran putra  dan sahabat  kolektor penulis agar koleksi unik yang telah dikumpulkan penulis dari kecil(1956)   sampai saat ini dapat diketahui jenis dan nilai investasinya..Dari sinilah timbul keinginan penulis untuk mengkaji lebih lanjut jenis dan nilai investasi sesuatu koleksi pribadi dimasa mendatang  unyuk   dijadikan pedoman dalam menentukan  sesuatu benda layak atau tidak untuk dikoleksi .

Pada saat  memulai  penelitian (setelah  memasuki masa purna bhakti ,2001) penulis mengalami masa-masa yang tak terduga  yaitu  situasi krisis politik dan ekonomi multidimesi di Indonesia dan diperhebat oleh krisis Global akhir 2008 .

 Perobahan situasi ini ternyata memberikan pengaruh terhadap nilai investasi koleksi unik, para investor mulai melirik koleksi tertentu untuk dijadikan investasi karena anjloknya pasar saham dan perobahan kurs valas yang sulit diprediksi. Pada tahun 2008 mulai banyak tulisan dalam berbagai majalah tentang hal tersebut dan banyak sahabat kolektor berkonsultasi dengan penulis mengenai bagaimana caranya memilih koleksi yang memiliki prospek investasi masa depan.

Penaksiran  nilai investasi koleksi tidak mudah karena setiap orang memiliki ukurannya sendiri-sendiri, belum ada suatu ukuran pasti yang dapat dijadikan patokan . Selama ini penulis berpedoman kepada katalogus dan hasil lelangan koleksi yang umumnya harganya cukup tinggi bagi kolektor lokal dan cukup sulit untuk memahami pergerakan nilai investasi koleksi akibat perobahan situasi sosial ekonomi lokal maupun global.

Selama hampir delapan tahun penulis mengumpulkan kepustakaan  dan koleksi yang terkait dengan penelitian  sebab pada tahun 1985 sebagian besar koleksi penulis telah dijual untuk berbagai keperluan keluarga, baru pada tahun 2008 setelah data-data yang diperlukan telah terhimpun  ,dilanjutkan dengan kegiatan tanggal 1 januari 2009, akhirnya Naskah awal (proof) 2 rangkap diketik dari tanggal 2 januari sampai  8  pebruari 2009   dan  pada hari ulang tahun penulis ke-64 tanggal  9 pebruari 2009 Naskah awal dihadiahkan kepada kedua putra penulis Albert dan Anton guna komentar untuk diberikan komentar.

Setelah diedit sesuai saran kedua putra penulis, karya tulis ini dicetak secara pribadi sebanyak 100 buku setelah sebelumnya didaftarkan copyright(hak Cipta) untuk hadiah bagi keluarga dan teman-teman sehingga dapat dijadikan kenang-kenangan  dari penulis dimasa mendatang.Tanpa bantuan dan dorongan banyak pihak rasanya mustahil penulis dapat mewujudkan karya tulis ini.

Ucapan terima kasih yang tidak terhingga penulis sampaikan kepada seluruh keluarga besar  yang dengan sabar memberikan saran kritik maupun bantuan kepada penulis.

Ucapan terima kasih juga penulis tujukan kepada teman-teman kolektor dan investor antara lain alm. Fr.Servaas ,alm.Pastor Ganizaro, alm Ir Zakir, alm Bapak Ridwan,Alm Oom Tjia, Alm  Gho Khong Liang , Alm Mr V.Esbensen , Mr P.R.Bulterman , Keluarga Almarhun Bapak Suwil Dt Rajo Bandaro , Bapak Dr Nelwan , Haji Edy Makmur, Ir.Suwito Hartono, Ir Untung,Beng Hoei, Pastor Morini , Alm Pastor Stefano Coronese , Halim Sukmana , Alm Bp Waisang , Bapak Hengky , Adidharma , Heri Hutabarat , Aris Siregar , Alm . Bapak Ghazali Nasution dan putranya , Alm Mr Tom Bleeker ,

 Alm Prof DR Supardi Suparlan ,Alm Oom P.N.Pantau , Yudi ,Sofyan , Udin , Mamat , dan teman-teman lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu-persatu atas bantuannya  dalam pengumpulan koleksi unik  terkait dengan  penelitian ini.

Selama penelitian penulis juga mendapat bantuan dari lembaga maupun pribadi dari dalam negeri maupun luar negeri , untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada beberapa balai lelang  seperti Borobudur Auction Jakarta(Pak James), Postiljonen International Auction Sweden(Mr Carlson &Anrup) , Apex  phillatelic Auctions ,Kingston Surrey England(Mr Robbie Burns).

Tulisan ini tidak akan selesai tanpa bantuan dari para invetor koleksi unik di Indonesia.

           

Jakarta, 9 Februari 2009

 

Dr. Iwan S.

Read Full Post »